Our Fhoto

Pupuk Non Subsidi

Pupuk 
Humagrow

Produk Promo

Bibit Online
Diberdayakan oleh Blogger.

Jual Bibit Online

Bibit Online

Bank Transfer

Bibit OnlineBibit Online

Jual Media Tanam

Bibit Online

KISAH NYATA, KIAT SUKSES BANGKIT DARI BANGKRUT DENGAN CARA TERHORMAT

Oleh : Wayan Supadno/Pak Tani


Semalam saya berbagi artikel singkat judulnya " Kiat Bangkit Para Petani Sukses ", nampaknya ada yang meragukan kejujuran atas tulisan saya tersebut, seolah ilusi fiktif saja, tidak percaya kalau saya 9 tahun silam memang benar bangkrut Nol tiada punya apapun dan beberapa orang sekitar saya di Pangkalanbun juga banyak yang pasca gagal bahkan bangkrut, ini saya tahu karena ada pembaca  yang tanya via wa jarpi ke saya mempertanyakan kebenaran tulisan saya tersebut. Terlihat jelas tidak percaya.

Kali ini sengaja saya kisahkan bahkan termasuk videonya testimoni 2 KK yang dulunya bangkrut di Banyuwangi, sekarang pada sukses di Pangkalanbun Kalteng, indikator sukses adalah perubahan bermakna dalam kurun waktu dari yang sedih jadi bahagia, dari yang ekonominya kekurangan jadi kelebihan (menabung dan investasi), dari anak - anaknya belum mentas jadi pada mentas bahkan telah mengangkat derajat orang tuanya. Itu minimal parameternya.

Pak Sukani, berangkat dari Banyuwangi selatan 5,5 tahun silam, karena kebutuhan ke 2 anaknya pada kuliah butuh dana jumlah banyak maka terpaksa harus menjual sawahnya dan berutang hingga Rp 150 juta, mau berangkat ke Pangkalanbun juga utang Rp 1 juta, sampai di tempat hanya tersisa Rp 300.000 untuk hidup berdua suami istri.

Berawal kerja di perusahaan, lalu memborong pekerjaan mengurus pembibitan milik saya, lalu mandiri tanam sayur mayur di antaranya tomat, cabe, semangka dan buncis. Tiada bulan tanpa menanam dan memanen.

Menggarap lahan terlantar luas 1,3 ha tanpa menyewa di pinggiran kota hanya 10 menit dari Bandara Iskandar, karena pemiliknya tidak mau menerima uang sewa dan kalau di Pangkalanbun memang banyak lahan boleh digarap tanpa menyewa asal ijin pemiliknya semata - mata agar   bermanfaat secara nyata. Benar - benar bertani dari Titik Nol.

Proses menuju sukses..
Pengakuannya selain ke 2 anaknya sudah pada diwisuda jadi sarjana semua, bahkan salah 1 anaknya sudah kerja di Australia sehabis wisuda, Pak Sukani tiap tahun bisa menabung minimal Rp 100 juta, selain utangnya Rp 150 juta sudah lunas pada tahun ke 2 di Kalimantan, bahkan sekarang telah punya tanah sendiri . Hanya karena fokus menanam hortikultura sayur mayur, yang di Kab. Kota Waringin Barat (Pangkalanbun) sekitarnya yang biasanya didatangkan dari jawa.

Kiatnya suksesnya..?

Karena karakter harga sayuran khususnya cabe slalu fluktuatif, maka lahan 1,3 ha dibagi - bagi jadi beberapa blok kecil, agar tiap hari panen cabe tak peduli berapapun harganya tapi selama ini minimal Rp 20.000/kg, praktis tiada hari tanpa " passive income  ", maka dibuatlah pola waktu tanam yang tidak total bersamaan tapi bertahap bertingkat dan berlanjut.

Saya pribadi menaruh rasa hornat yang setinggi - tingginya, di mata saya Pak Sukani sekeluarga begitu hebat mental dan ketrampilannya, jauh dari segala wacana rencana apalagi doyan harta yang bukan haknya, misal rekayasa anggaran dana rakyat atau korupsi sekalipun pangkat jabatannya sudah tinggi. Ini memang beda.

Saya kira, para petugas dan pejabat di lingkungan Dinas Pertanian Kab. Kota Waringin Barat (Pangkalanbun) Kalteng sudah tidak asing lagi dengan Pak Sukani beserta teman - teman kelompok tani nya yang berasal dari Banyuwangi sekitar 30 an KK, karena sering terkait koordinasi program kerjanya, bahkan saat  kelompok taninya menanam buncis dan wortel dataran rendah dipanen perdana oleh Bupati ( Ibu Nurhidayah ).

Yang membuat saya makin salut, Bu Sukani tetap setia  mampu adaptasi dalam segala kondisi, bukannya seperti peribahasa guyonan  kuno " ada uang Abang disayang, tak ada uang Abang ditendang ". Ilmu hikmah makna cinta.
Hehe..


Semoga bermanfaat..


Salam Bangkit 🇮🇩
WS/Pak Tani

Surya Prima Tour

Produk Terlaris